Senin, 28 Mei 2018

ITALIA

PAVILIUN INDONESIA HADIR DI PEMERAN ARSITEKTUR ITALIA
Oleh Zeynita Gibbons
   London, 26/5 (Antara) - Paviliun Indonesia hadir pada pameran arsitektur dunia, Venice Architecture Biennale di Italia, yang diresmikan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia Triawan Munaf, dan pada pembukaan dihadiri sekitar 150 pengunjung dari berbagai negara.
        Acara pembukaan diawali dengan tarian kontemporer dari penari muda Indonesia, Mike Hapsari, dengan pemotongan tumpeng juga disajikan  berbagai panganan ringan khas Nusantara yang didatangkan langsung dari Indonesia oleh Restoran Dapur Solo, kata Pensosbud KBRI Roma, Aisyah Allamanda kepada Antara, Sabtu.
        Mengusung tajuk "Sunyata: The Space of Emptiness", Paviliun Indonesia mengangkat konsep pengosongan ruang sebagai esensi tertinggi dalam upaya kreatif arsitektural. Pendekatan ruang kosong merupakan prinsip arsitektur tradisi Nusantara, dan juga Asia pada umumnya. Hal tersebut merupakan interpretasi tim kurator Paviliun terhadap tema "Freespace"  mendasari Venice Architecture Biennale 2018.
        Tim Kurator menghadirkan instalasi terbuat dari kertas polypropylene di area seluas 290 meter persegi, sebagai metafora berbagai desain arsitektur di Indonesia yang mewakili konsep tersebut. Tim kurator Paviliun Indonesia terdiri dari enam orang, yaitu Ary Indrajanto (Ketua Tim), David Hutama Setiadi (Riset dan Konten Materi), Adwitya Dimas Satria (Desain Paviliun), Ardy Hartono Kurniawan (Desain Paviliun), Jonathan Aditya Gahari (Teknologi Desain) dan Johanes Adika Gahari (Teknologi Desain).
        Instalasi ruang tersebut didisain dengan materi sederhana, namun sangat unik, dipadukan berbagai bunyi instrumen tradisi dan suara khas aktivitas pasar tradisional Indonesia yang didistorsi secara kreatif sehingga menghasilkan nuansa kekosongan ruang secara menarik.
        Di Paviliun Indonesia juga ditampilkan foto digital berbagai arsitektur Indonesia yang menganut prinsip "Sunyata" tersebut, disertai barcode yang apabila dihubungkan dengan aplikasi piranti lunak tertentu akan menghadirkan gambar 360 derajat dari bangunan tersebut. Sebaliknya, orang yang berada di Indonesia dapat juga melihat gambar 360 derajat Paviliun Indonesia melalui aplikasi dimaksud.
        Pameran Venice Architecture Biennale merupakan ajang arsitektural paling bergengsi, di mana setiap pelaksanaannya hadir lebih dari 250 ribu pengunjung, termasuk arsitek papan atas dunia.
        Kali ini, terdapat 63 Paviliun negara dan 71 karya arsitek profesional dari seluruh dunia yang ditampilkan di Venice, 26 Mei hingga 25 November 2018.       
   Selain Paviliun Indonesia, yang terselenggara berkat kerja sama Bekraf dan Ikatan Arsitektur Indonesia, pada Venice Architecture Biennale 2018 ini, hadir pula karya arsitek kenamaan Indonesia, Andra Matin, sangat membanggakan mengingat ini merupakan pertama kalinya arsitek Indonesia diundang langsung Kurator Venice Architecture Biennale.
        Wakil Kepala Perwakilan RI, JS George Lantu, mewakili Dubes RI untuk Italia, menyampaikan apresiasi atas karya anak bangsa yang dipandang mampu bersaing dengan desain arsitektural papan atas dunia. Ia berharap partisipasi Indonesia ini semakin memperkuat citra Indonesia di bidang kreasi arsitektur global.***4***
(ZG)
(T.H-ZG/C/A. Salim/A. Salim) 26-05-2018 23:06:38

Tidak ada komentar: