Rabu, 10 Mei 2017

RICHARD

HUBUNGAN RI-INGGRIS TIDAK TERGANGGU PEMILU DIPERCEPAT Oleh Zeynita Gibbons
          London, 1/5 (Antara) - Hubungan Indonesia dan Inggris yang selama ini terjalin dengan baik tidak akan terganggu oleh keputusan PM Inggris Theresa May yang akan mempercepat pemilihan umum tiga tahun dari jadwal sebelumnya.
         PM Inggris Theresa May yang diusung partai konservatif itu, ingin konsentrasi pembahasan negosiasi parlemen terhadap hubungan Britania Raya dengan Uni Eropa setelah keputusan Brexit atau Britain Exit.
         Hal itu diungkapkan Richard Graham yang juga anggota Parlemen Inggris dapil Gloucestershire sekaligus Utusan Khusus Perdana Menteri Inggris bidang perdagangan untuk ASEAN dan RRT dalam wawancara dengan koresponden Antara London, Kamis (27/4) di kantornya gedung Parlemen di London, sehubungan berbagai kejutan yang terjadi di Inggris, belakangan ini.
         Masyarakat Indonesia tidak perlu takut "business as usual," seperti biasa apapun hasilnya dari pemilu di Inggris, ujar anggota parlemen Gloucester di Partai Konservatif dalam wawancara didampingi Counsellor Fungsi Politik KBRI London, Andalusia Tribuana Tungga Dewi.
         Richard Graham mengatakan hubungan RI-Inggris dengan adanya Brexit dan pemilihan umum yang dipercepat tidak akan ada banyak perubahan, justru 'strong mandate' dan mengembangkan hubungan yang lebih kuat dengan negara-negara penting termasuk Indonesia, ujarnya.
         Ia yakin Indonesia akan terus menjadi mitra strategis yang setara bagi Inggris. Hal itu mengingat peran dan kontribusi Indonesia di dunia internasional yang semakin penting dengan adanya brexit. Hubungan bilateral Inggris dengan Indonesia akan tidak ada perubahan kebijakan "business as usual", ujarnya.
         Menurut Richard Graham ada empat prioritas kerja sama RI-UK yaitu di bidang maritime, kerja sama antar-pendidikan dan energi terbarukan seperti wave energy atau energi gelombang, termasuk aspek lingkungan hidup.
     Selain kerja sama pertahanan dan keamanan, termasuk kontribusi kerja sama bilateral untuk mengatasi isu-isu keamanan regional seperti masalah Laut China Selatan. Untuk itu Ketua Kaukus Indonesia Parlemen Inggris Richard Graham MP, mengharapkan kerja sama yang telah terjalin antara Indonesia dan Inggris yang selama ini harmonis akan terus berlanjut. Baik hubungan dagang, investasi, maritim maupun pendidikan, ujar Richard yang mengakui Indonesia adalah negeri yang besar dan penting bagi Inggris.
         Richard Graham menggambarkan dirinya sebagai "politikus kebetulan," yang pernah bertugas di Indonesia pada masa mudanya, mengakui Indonesia adalah negara besar dan Presiden Jokowi adalah orang yang istimewa.
         Dalam kesempatan itu Richard menyampaikan ucapan selamat dengan terpilihnya Gubernur DKI yang baru Anis Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno. Mereka diharapkan dapat melanjutkan kembali kerja sama yang telah terjalin selama ini.
         Richard Graham mengakui bahwa tidak etis untuk memberikan komentar mengenai pemilihan umum di negera lain tapi ikatan emosional yang kuat dengan Indonesia, ia pun menyampaikan bahwa gejolak yang terjadi di Inggris maupun di Indonesia membuat hidup justru menjadi lebih menarik.
         Ia yang punya kenangan khusus dengan Indonesia yang disebutnya sebagai "Love affair continues," itu mengaku Indonesia sangat baik padanya dan apa salahnya dia bisa melakukan sesuatu dan membalas kebaikan apa yang telah diterimanya selama ini.
         Richard yang juga punya bisnis joint venture dengan pengusaha di Indonesia yang disebutnya 'bring to people relations' karena bisnis tidak hanya sekadar transaksi tapi lebih pada hubungan yang erat dan kuat dengan kedua negara dan juga antar-'people to people and bisnis to bisnis contact'.
         Sebagai Utusan Perdagangan Perdana Menteri, Richard Graham membantu bisnis Inggris dengan kontak di Indonesia dan siap membantu manajemen proyek, desain dan teknik untuk Asian Games 2018 atau proyek infrastruktur nasional, serta mendorong orang Indonesia berbisnis di Inggris.
         Ia juga menjadi Ketua Kelompok Parlementer Seluruh Indonesia (APPG) mempromosikan ketertarikan dan pemahaman Indonesia di antara anggota parlemen dan mengembangkan kontak dengan anggota parlemen dan pihak lain di Indonesia. (ZG) ***2***
(T.H-ZG/B/T. Susilo/T. Susilo) 01-05-2017 17:00:52



Tidak ada komentar: