Senin, 10 November 2008

DUBES DI RUSIA TERBUKA

<< B A C K >>
D0111108000093 11-NOV-08 ORK JKT

BULU TANGKIS-DUBES RI KALUNGKAN MEDALI PADA JUARA RUSIA TERBUKA

London, 11/11 (ANTARA) - Rusia berhasil meraih juara umum pada kejuaaran bulu tangkis Russian Grand Prix Open 2008 yang berakhir Minggu.

Satu-satunya pemain Indonesia yang berasal dari klub di Swedia kandas di putaran kedua, sedangkan Dubes RI Hamid Awaluddin berkesempatan mengalungkan medali emas pada juara tunggal putra.

Counsellor Penerangan KBRI Moskow, M. Aji Surya, dalam keterangannya kepada koresponden ANTARA London, Senin, mengatakan tepuk tangan memenuhi Stadion Druzba Luzniky di jantung kota Moskow.

Dalam pertandingan final itu tampak hadir Ketua BPK Rusia, Wakil Dewan Federal Rusia, Wakil Ketua KONI khusus kota Moskow, Presiden Federasi Badminton Bulgaria serta Duta Besar Indonesia untuk Rusia dan Belarusia.

Para penonton yang mayoritas warga Rusia meluapkan kegembiraannya atas prestasi gemilang yang diraih pemain setempat.

Juara tunggal putri, ganda putri, ganda putra dan ganda campuran disabet habis oleh para pemain Rusia, bahkan, dalam ganda putra dan ganda campuran terjadi all Russian Final, ujarnya.

Satu-satunya yang tersisa adalah juara tunggal putra yang direbut Dicky Paliyama warga negara Belanda yang mengalahkan pemain nomor satu Rusia, Stanislav Pukhov dengan dua set langsung.

Dubes RI Prof. Dr. Hamid Awaludin mendapatkan kehormatan mengalungkan medali emas kepada pemuda yang masih keturunan Indonesia tersebut.

Kejuaraan yang berlangsung sejak 4 Nopember itu diikuti oleh 15 negara yang umumnya dari Commonwealth of Independent States (CIS) Rusia merupakan yang kedua setelah diadakan tahun lalu.

Presiden Federasi Badminton Rusia, Sergey Shakhray, mengakui bahwa perhelatan kali ini tidak dimaksudkan untuk mengundang para jawara bulu tangkis dunia untuk berlomba di Moskow.

"Ini lebih merupakan sarana untuk memasyarakatkan badminton di Rusia serta persiapan Olympiade 2012 di London," ujarnya.

Menurut M. Aji Surya, Counsellor Penerangan KBRI Moskow, peserta di luar CIS berasal dari Perancis, Kanada dan Bulgaria.

Indonesia mendapatkan undangan namun karena waktu yang terlalu sempit tidak sempat untuk mengirimkan pemainnya, ujarnya.

Pada kesempatan itu Presiden Federasi Badminton Rusia, Sergey Shakhray mengharapkan Dubes RI Moskow dapat membantu melakukan kontak langsung dengan Klub Badminton Djarum agar mengirimkan pelatih dan lawan tanding dari Indonesia.

Diharapkan dengan kehadiran pemain Indonesia akan dapat meningkatkan prestasi atlet bulutangkis di Rusia.

"Mudah-mudahan hal itu segera terealisir. Apalagi Klub Djarum banyak menghasilkan pemain internasional," ujarnya Dubes RI.

***1***
(U-ZG)
(T.H-ZG/B/A008/A008) 11-11-2008 08:00:02

Tidak ada komentar: